Senin, 01 Januari 2018

Cara Memilih Celana Jeans yang Memperkeren Penampilan Pria



Celana jeans memang fashion abadi yang tak akan pernah dimakan waktu. Celana ini memang cocok digunakan dalam segala momen, baik kencan atau sekedar berkumpul bersama kawan.

Pria biasanya akan terlihat lebih muda dan modis saat mengenakan jeans.

Kunci utama untuk tampil keren dengan celana jeans adalah pemilihan ukuran celana yang pas sehingga terlihat seperti celana tersebut benar-benar dipesan khusus untuk pemakainya.

Tapi, sulit sekali menemukan celana jeans yang berna-benar sesuai dengan ukuran tubuh. Sedangkan jika memesan secara khusus pastinya butuh waktu lama.

Nah, saat ini Anda tak perlu khawatir lagi. Nico Peyrache wakil presiden denim design untuk merek Lucky telah membocorkan cara agar Anda, kaum pria, bisa menemukan celana jean yang benar-benar sesuai untuk Anda.



1. Jangan khawatirkan bentuk tubuh

Wanita mungkin harus berpikir untuk menonjolkan atau menyembunyikan bagian lekuk tubuh mereka. Namun, pria tidak perlu melakukannya.

Hanya dengan jeans berukuran pas, pria bisa tampil keren.

"Memilih jeans tak perlu fokus pada bentuk tubuh Anda. Ini hanya perlu fokus pada fungsi atau tujuan penggunaanya," kata Peyrache.

Jadi, saat memakai jeans Anda perlu memikirkan susana saat Anda menggunakannya. Jika Anda menggunakannya untuk aktivitas santai, pilihlah celana jeans model klasik.

Namun jika Anda menggunakannya untuk acara formal, memang sebaiknya Anda memesan khusus.

2. Pilihlah ukuran yang lebih kecil

Membeli celana dengan ukuran pinggang yang terlalu ketat akan membuat Anda merasa tidak nyaman. Tapi, terlalu longgar juga bisa mengacaukan penampilan Anda. Tentunya Anda tidak ingin celana Anda melorot saat digunakan, bukan?

"Sama seperti wanita yang memiliki kecenderungan memakai jeans terlalu kecil, pria biasanya memakai jeans yang terlalu besar," kata Peyrache.

Menurut Peyrache, Anda sebaiknya memilih jeans dengan ukuran lebih kecil dari biasanya. Lalu, periksalah ukuran jeans Anda dengan jari saat berada di ruang ganti.

Jika dua jari Anda tidak bisa dimasukkan saat Anda mecobanya, maka jeans yang sedang Anda coba adalah pilihan tepat.

3. Skinny jeans bukan hanya untuk hipsters

Kebanyakan pria merasa jijik saat mendengar kata "skinny jeans". Umumnya, pria merasa malu untuk memakainya dan hanya pria berjiwa hipster atau seniman nyentrik saja yang sudi memakainya.

"Celana dengan potongan ramping yang pas biasanya lebih bagus dan terlihat lebih mewah," ucap Peyrache.

Namun, jika Anda pria pencinta gaya klasik atau jeans dengan model boot-cut, maka pilihlah jeans dengan potongan lurus atau ramping, bukan potongan skinny atau press body.

4. Periksa Bagian saku

Bagian saku pada celana jeans biasanya juga memiliki ornamen atau detail tertentu. Namun, terlalu banyak detail pada bagian tertentu juga bisa menarik perhatian.

Ini memang terkesan remeh tetapi bisa berpotensi masalah. Contohnya jika Anda memilih jeans dengan detail penuh pada bagian pantat, ini akan membuat mata orang akan tertuju pada bagian pantat Anda.

Jadi, carilah celana dengan bagian saku yang memiliki detail atau ornamen yang sederhana atau tidak berlebihan. Juga, pastikan saku tersebut tidak terlalu besar atau pajang. Saku yang terlalu besar atau panjang akan membuat Anda terlihat lebih gemuk.

5. Pilihlah bahan yang tepat

Sebagian besar jeans biasanya memiliki kandungan bahan lycra atau bahan elastis sekitar 2 persen. Ini bertujuan untuk memberikan peregangan atau kelenturan.

Untuk jeans yang biasa dipakai sehari-hari, periksalah label yang bertuliskan campuran bahan yang meliputi linen atau bahan elastis lain seperti spandex. Bahan tersebut akan membuat jins Anda lebih nyaman dipakai.

6. Pilihlah warna netral

Pilihlah jeans berwarna netral agar bisa dipadukan dengan semua jenis warna pakaian. Agar lebih aman, pilihlah jeans berwarna hitam atau gelap.


7. Beranilah bereksperimen

Pria biasanya takut untuk mencoba warna cerah atau mengenakan jeans cuffing (jeans dengan bagian bawah ditekuk). Mereka selalu menganggap bahwa warna cerah dan jeans cuffing hanya cocok dipakai pria kaya.

Namun, celana ini nyatanya sangat cocok digunakanoleh siapapun, terutama di musim panas nanti. Anda bisa berlibur ke pantai dengan menggunakan jeans cuffing yang dilengkapi dengan sepasang sepatu boot.

Jangan takut untuk mencoba berbagai gaya. Nah, jika anda takut eksperimen gaya yang Anda lakukan gagal, mintalah saran dari orang terdekat Anda.

Bagaimana Cara Menjaga Agar Resolusi Tahun Baru Tercapai


Jadikan tahun 2018 sebagai tahunmu!


Menurut laporan dari WalletHub, 42 hingga 92 persen resolusi tahun baru pada akhirnya gagal tercapai. Dari seluruh resolusi yang dibuat, 80 persen akan ditinggalkan pada pekan kedua bulan Februari—dan hanya 8 persen orang yang memenuhi keseluruhan resolusi mereka. 

Kebanyakan dari kita menetapkan target terlalu tinggi dan usaha menggapai target tersebut butuh perjuangan. Resolusi yang paling populer untuk tahun 2016 misalnya adalah "hidup sehat," "terorganisir," "lebih menikmati hidup," "mempelajari hobi baru," “mengurangi pengeluaran dan lebih banyak menabung" serta “traveling,” menurut data pemasaran digital, iQuanti.

Memang target yang tinggi membuat orang lebih mungkin tertantang dan berusaha, namun butuh hal lain daripada sekadar keinginan. "Tanpa program terstruktur untuk mencapai hasil yang diinginkan, orang akan cenderung gagal," kata Julie Weidenfeld, seorang konsultan kebugaran di Delray Beach, Fla. Menurutnya, banyak dari kita menetapkan tujuan yang terlalu tinggi, namun tidak punya rencana untuk mencapainya. 

Nah, berikut cara mengubahnya dan membuat Anda mencapai target resolusi:

Paham kenapa harus dicapai

Jangan hanya bilang ingin menurunkan berat badan 10 kg, kata Weidenfeld. Semua target harus ada alasannya. Lebih baik menuliskan: "Saya perlu menurunkan berat badan tahun ini karena dokter mengatakan bahwa saya akan terkena diabetes dan saya tidak ingin menyuntikkan insulin, jadi saya akan memangkas 2 kg setiap bulan”.

Buat rencana 

Buatlah resolusi dengan tenggat waktu yang realistis. Apakah itu soal berhemat atau menurunkan berat badan. Sadari bahwa usaha Anda mungkin tidak berjalan mulus sesuai rencana, sehingga siapkan cara untuk mengatasinya.

Untuk mengatasi godan makan misalnya, coba gantungkan celana yang ingin Anda pakai saat langsing di tempat Anda biasanya makan atau ngemil. Atau tuliskan alasan Anda berdiet di tempat-tempat itu.

Agar resolusi berjalan terus, Anda juga bisa menetapkan target-target kecil atau membagi target besar dalam beberapa tahapan, kata Dr. Scott Krakower, asisten kepala psikiatri di Rumah Sakit Bukit Zucker di New York. Misalnya bila dirasa menurunkan 10 kg terlalu berat, buatlah target turun 1 kg di bulan pertama dan 2 kg di bulan-bulan selanjutnya.

Daftar bantuan

Agar lebih bersemangat dan berhasil, pertimbangkan untuk memiliki teman dengan resolusi serupa sehingga bisa saling mengingatkan. Anda juga dapat mengikuti tokoh inspiratif yang mengejar sasaran serupa di media sosial, karena melihat posting Instagram dari seseorang yang Anda kagumi dapat membuat Anda terus maju, saran dari Weidenfeld. .

Beri hadiah

Jika Anda sudah mencapai beberapa tahapan resolusi, sesekali beri hadiah untuk diri sendiri agar tetap bersemangat, kata Krakower. Misalnya Anda bertekad untuk mulai rutin berlari atau berolahraga, hadiahkanlah sepatu baru bila sudah bisa rutin berlari 3 kali seminggu dalam 3 bulan.

Kualitas Pekerja Terbaik Menurut Steve Jobs

Steve Jobs

Wankongeji - Pekerja yang berkualitas menurut Steve Jobs - Siapa yang tidak mengenal sosok seorang Steve Jobs, Dia adalah Pendiri perusahaan teknolgi Apple. Walaupun sekarang dia telah tiada tapi bagaimana menurut dia pekerja yang berkualitas. Resume yang sempurna, pakaian yang mengesankan saat wawancara, dan berhasil menaklukan semua pertanyaan wawancara ternyata tidak menjamin Anda menjadi karyawan terbaik.

Menurut Steve Jobs, ada satu kualitas tidak biasa yang harus dimiliki pekerja. Dan itu semua lebih dari sekadar resume atau kemampuan menaklukan wawancara.

Steve Jobs pernah merekrut beberapa manajer profesional untuk perusahaannya yang sedang berkembang. Tapi, dalam sebuah video Steve Jobs berkata bahwa kebanyakan dari mereka hanyalah kumpulan orang bodoh.

"Mereka tahu bagaimana mengelola, tapi mereka tidak tahu cara bertindak," ucapnya.

Dari kejadian ini, Steve Jobs menggunakan cara yang berbeda untuk merekrut pegawai.

"Kami menginginkan orang-orang yang sangat hebat dalam hal yang mereka lakukan, tapi, belum tentu profesional berpengalaman," ucapnya.

"Namun, siapa yang tahu antusiasme dan passion mereka, pemahaman terkini tentang di mana teknologi dan apa yang bisa mereka lakukan dengan teknologi itu," tambahnya.

Dengan kata lain, Steve Jobs menginginkan orang-orang yang memiliki passion untuk bekerja bersamanya.

Karyawan yang antusias tidak hanya dapat mengelola diri mereka sendiri, tetapi juga memahami misi perusahaan dan berusaha mencapai tujuan bersama dengan sungguh-sungguh.

Untuk menemukan karyawan yang memiliki passion, tim Apple mewawancarai setiap kandidatnya dengan menghadirkan prototipe Macintosh yang merupakan salah satu produk Apple dan mencatat reaksinya.

"Kami ingin melihat mata mereka bercahaya dan menjadi bersemangat. Lalu kami tahu mereka adalah salah satu dari kami," ucap Andy Hertzfeld, salah satu insinyur software pertama Apple.

Memiliki keterampilan ini dapat membantu Anda sukses dalam segala jenis tempat kerja. Memberikan kesan yang baik tidak berhenti saat Anda berhasil melalui wawancara kerja saja.