Rabu, 11 Juli 2018

Kebiasaan Buruk Dihindari Para Miliarder

Kebiasaan Buruk Dihindari Para Miliarder

Para miliarder memang bergelimang harta dan kekayaan, namun bukan berarti mereka boros dan tidak perhitungan dalam membelanjakan uang. Ternyata, para miliarder malah cermat dalam mengelola keuangan mereka.

Penulis Tom Corley mempelajari kebiasaan keuangan ratusan orang kaya maupun miskin. Akhirnya, Corley menyimpulkan sejumlah kebiasaan buruk soal keuangan yang selalu dihindari oleh para miliarder.

"Ada beberapa kebiasaan belanja yang buruk yang dihindari orang-orang kaya, namun sayangnya malah dilakukan oleh orang-orang kelas menengah dan bawah," ujar Corley seperti dikutip dari Business Insider, Minggu (24/12/2017).

Corley menjelaskan, dirinya meneliti sebanyak 233 orang miliarder dan 128 orang miskin selama 5 tahun. Dari studinya, dia menemukan bahwa kaya, sukses, atau tetap menjadi golongan kelas menengah adalah masalah kebiasaan.

Kebiasaan belanja yang enggan dilakukan oleh para miliarder adalah membeli karena emosional. Seringkali, kebiasaan membeli barang karena alasan emosional malah membuat seseorang terlilit utang, lantaran besarnya jumlah belanjaan tak seimbang dengan jumlah tabungan.

Kebiasaan lain adalah membeli secara spontan. Ini adalah kebiasaan yang dihindari oleh para miliarder dan orang-orang kaya.

Inilah pula alasan mengapa pusat-pusat perbelanjaan kerap padat. Peritel memahami bahwa otak manusia terkadang bekerja secara impulsif dan membuat seseorang belanja secara spontan, yang kadang berakibat buruk.

"Inilah alasan mengapa Anda harus belanja dengan sederhana. Salah satu cara paling cerdas adalah belanja sederhana," jelas Corley.

0 komentar:

Posting Komentar