Senin, 01 Januari 2018

Kualitas Pekerja Terbaik Menurut Steve Jobs

Steve Jobs

Wankongeji - Pekerja yang berkualitas menurut Steve Jobs - Siapa yang tidak mengenal sosok seorang Steve Jobs, Dia adalah Pendiri perusahaan teknolgi Apple. Walaupun sekarang dia telah tiada tapi bagaimana menurut dia pekerja yang berkualitas. Resume yang sempurna, pakaian yang mengesankan saat wawancara, dan berhasil menaklukan semua pertanyaan wawancara ternyata tidak menjamin Anda menjadi karyawan terbaik.

Menurut Steve Jobs, ada satu kualitas tidak biasa yang harus dimiliki pekerja. Dan itu semua lebih dari sekadar resume atau kemampuan menaklukan wawancara.

Steve Jobs pernah merekrut beberapa manajer profesional untuk perusahaannya yang sedang berkembang. Tapi, dalam sebuah video Steve Jobs berkata bahwa kebanyakan dari mereka hanyalah kumpulan orang bodoh.

"Mereka tahu bagaimana mengelola, tapi mereka tidak tahu cara bertindak," ucapnya.

Dari kejadian ini, Steve Jobs menggunakan cara yang berbeda untuk merekrut pegawai.

"Kami menginginkan orang-orang yang sangat hebat dalam hal yang mereka lakukan, tapi, belum tentu profesional berpengalaman," ucapnya.

"Namun, siapa yang tahu antusiasme dan passion mereka, pemahaman terkini tentang di mana teknologi dan apa yang bisa mereka lakukan dengan teknologi itu," tambahnya.

Dengan kata lain, Steve Jobs menginginkan orang-orang yang memiliki passion untuk bekerja bersamanya.

Karyawan yang antusias tidak hanya dapat mengelola diri mereka sendiri, tetapi juga memahami misi perusahaan dan berusaha mencapai tujuan bersama dengan sungguh-sungguh.

Untuk menemukan karyawan yang memiliki passion, tim Apple mewawancarai setiap kandidatnya dengan menghadirkan prototipe Macintosh yang merupakan salah satu produk Apple dan mencatat reaksinya.

"Kami ingin melihat mata mereka bercahaya dan menjadi bersemangat. Lalu kami tahu mereka adalah salah satu dari kami," ucap Andy Hertzfeld, salah satu insinyur software pertama Apple.

Memiliki keterampilan ini dapat membantu Anda sukses dalam segala jenis tempat kerja. Memberikan kesan yang baik tidak berhenti saat Anda berhasil melalui wawancara kerja saja.

0 komentar:

Posting Komentar