Jumat, 20 Juli 2018

Ini Dia Beberapa Model Baju Batik Baru Dan Causal Ditahun 2018


Ini Dia Beberapa Model Baju Batik Baru Dan Causal Ditahun 2018

Ditahun 2018 ini model baju batik menawarkan berbagai macam desain yang cantik, modis, dan juga menarik. Para perancang busana pun sekarang ini telah melakukan berbagai upaya supaya bisa menciptakan gaun yang indah sehingga agar cocok digunakan oleh para remaja atau wanita muda. Dan nantinya para wanita muda atau remaja ini akan dimudahkan didalam soal berpakaiannya. Sekarang ini model model baju terbaru yang kekinian dan menawan hadir dipasaran dengan jumlah yang lumayan banyak, dan salah satunya adalah model baju batik. Baju batik ini berkat sentuhan para desainer model dan desainnya itu semakin kaya. Oleh karena itulah busana batik mulai dari kemeja batik hingga gaun batik akan memberikan kesan lebih maju dan sekarang ini menjadi busana yang sedang trend dan semakin populer saja.

Para remaja dan anak muda pun banyak yang mulai menggemari busana dari batik ini dikarenakan adanya perubahan desain yang membuat baju batik modelnya itu lebih modern dan casual. Model baju batik yang dirancang saat ini banyak digemari mulai dari wanita remaja hingga dewasa. Sekarang ini ada banyak baju batik model baru 2018 yang casual. Berikut beberapa model baju batik baru dan causal ditahun 2018 diantaranya yaitu :

1. Model Baju Batik Simple Dan Elegan

Berbagai kalangan wanita mulai dari yang remaja hingga dewasa banyak yang sudah terpikat untuk memiliki baju batik dengan model terbaru ditahun ini. Hal ini dikarenakan baju batik sekarang ini sudah didesain dengan sangat stylish sehingga akan cocok cocok saja digunakan didalam kehidupan sehari hari. Selain itu juga pantas digunakan untuk ke acara acara yang istimewa misalnya saja menghadiri undangan pesta teman. Seperti yang kita ketahui jika pakaian batik ini sudah banyak digunakan orang didalam menjalankan aktivitasnya sehari hari, dan bahkan ada yang menggunakannya untuk menghadiri sebuah pesta pernikahan.

2. Model Baju Batik Elegan Dan Modis

Model baju batik sekarang ini sudah tidak bisa diragukan lagi jika telah mengalami perkembangan yang sangat pesat dari tahun ke tahunnya. Sebagai contoh model baju batik ditahun 2018 ini akan sangat berbeda dengan model baju batik ditahun yang sebelumnya misalnya dengan model baju ditahun 2016 dan 2017. Sekarang ini banyaknya kalangan orangtua dan remaja yang mulai melirik baju batik dengan model yang elegan dan modis. Untuk bisa berpenampilan cantik dan anggun, baju batik ini banyak dicari karena modelnya itu sudah semakin stylish.

3. Berbagai Model Busana Fashion

Baju batik ini di Indonesia sudah beredar dengan berbagai model busana fashion, dan menjadi salah satu fashion yang banyak digemari dan sangat laris. Model model dari baju batik ini seperti baju batik atasan, batik gamis, dress gamis, batik kombinasi, couple batik, cardigan, batik muslim syari, bawahan seperti rok dan celana, dan yang lainnya. Dan juga hadir dengan berbagai model lengan seperti lengan panjang ataupun tanpa lengan. Dimana kesemua baju itu akan membuat penampilan sangat cantik dan unik. Selain itu ada juga gaun dan kemeja batik yang cocok untuk anak muda karena desainnya modern dan casual, sehingga akan sesuai dengan kepribadian anak masa kini dan akan cocok untuk diguanakan didalam kehidupan sehari hari dan juga acara pentuing yang lainnya.

Itulah beberapa model baju batik baru dan causal ditahun 2018. Didalam menerapkannya maka baju baju batik ini bisa dikombinasikan dengan busana yang lainnya. misalnya untuk batik atasan atau blouse bisa dipadukan dengan bawahan celana panjang model jeans atau juga bisa dengan menggunakan rok panjang ataupun pendek. Untuk wanita muslimah maka bisa dengan memadukannya dengan penggunaan hijab casual modern sekarang ini.

Rabu, 11 Juli 2018

Kebiasaan Buruk Dihindari Para Miliarder

Kebiasaan Buruk Dihindari Para Miliarder

Para miliarder memang bergelimang harta dan kekayaan, namun bukan berarti mereka boros dan tidak perhitungan dalam membelanjakan uang. Ternyata, para miliarder malah cermat dalam mengelola keuangan mereka.

Penulis Tom Corley mempelajari kebiasaan keuangan ratusan orang kaya maupun miskin. Akhirnya, Corley menyimpulkan sejumlah kebiasaan buruk soal keuangan yang selalu dihindari oleh para miliarder.

"Ada beberapa kebiasaan belanja yang buruk yang dihindari orang-orang kaya, namun sayangnya malah dilakukan oleh orang-orang kelas menengah dan bawah," ujar Corley seperti dikutip dari Business Insider, Minggu (24/12/2017).

Corley menjelaskan, dirinya meneliti sebanyak 233 orang miliarder dan 128 orang miskin selama 5 tahun. Dari studinya, dia menemukan bahwa kaya, sukses, atau tetap menjadi golongan kelas menengah adalah masalah kebiasaan.

Kebiasaan belanja yang enggan dilakukan oleh para miliarder adalah membeli karena emosional. Seringkali, kebiasaan membeli barang karena alasan emosional malah membuat seseorang terlilit utang, lantaran besarnya jumlah belanjaan tak seimbang dengan jumlah tabungan.

Kebiasaan lain adalah membeli secara spontan. Ini adalah kebiasaan yang dihindari oleh para miliarder dan orang-orang kaya.

Inilah pula alasan mengapa pusat-pusat perbelanjaan kerap padat. Peritel memahami bahwa otak manusia terkadang bekerja secara impulsif dan membuat seseorang belanja secara spontan, yang kadang berakibat buruk.

"Inilah alasan mengapa Anda harus belanja dengan sederhana. Salah satu cara paling cerdas adalah belanja sederhana," jelas Corley.

Rabu, 04 Juli 2018

Indonesia Bakal Jadi Negara Maju di Masa Depan


Menjadi negara kelas wahid dunia tentunya merupakan cita-cita segenap warga Tanah Air. Indonesia punya potensi besar untuk mewujudkan hal itu.

Negeri tropis ini memiliki sejumlah modal kuat. Sebut misalnya jumlah sumber daya manusia Indonesia yang melimpah.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, jumlah penduduk Indonesia saat ini mencapai sedikitnya 260 juta orang. Lebih progresif lagi, sekitar 40 persen dari populasi tersebut adalah kaum milenial produktif.

“Sumber daya manusia berperan penting untuk kemajuan Indonesia. Terlebih lagi, anak muda kita amat banyak. Itulah kunci untuk memenangi persaingan global,” ucap anggota Dewan Pembina Tanoto Foundation, Anderson Tanoto, saat berbincang dengan Kompas.com di sela-sela Tanoto Scholars Gathering, Rabu (22/11/2017), di Pangkalan Kerinci, Rau.

Besarnya angkatan kerja produktif itu, lanjut Anderson, merupakan momentum tepat bagi Indonesia untuk menyalip negara maju lainnya.

Ambil contoh Jepang. "Negeri Sakura" itu kini mulai mengalami kondisi penduduk menua (aging population). Hal itu membuat jumlah angkatan kerja produktif di sana menyusut sehingga memunculkan tantangan dalam mendongkrak pertumbuhan industri.

“Mumpung penduduk kita masih muda, manfaatkanlah peluang emas ini,” imbuhnya.

Selain besarnya jumlah sumber daya manusia, modal kuat lain yang dimiliki Indonesia adalah keragaman budaya.

Dengan kekayaan 17.000 pulau, 714 suku, dan lebih dari 1.000 bahasa lokal, Indonesia memiliki anugerah terindah sebagai suatu bangsa.

Keragaman suku bangsa, bahasa, agama, dan adat sudah sepatutnya kita syukuri. Kemajemukan bukanlah untuk dipertentangkan, melainkan dirayakan bersama.

“Indonesia adalah negara multikultural. Karena itu, para founding fathers (pendiri bangsa) amat visioner pada 1945. Mereka membuat gagasan luar biasa, yaitu Bhinneka Tunggal Ika, berbeda tetapi tetap satu,” kata Anderson.

Menurut Anderson, kebinekaan itu mesti disikapi dengan keterbukaan pemikiran dari segenap bangsa Indonesia. Dengan cara itulah kita bisa lepas landas menjadi negara kompetitif di tingkat global ke depannya.

Tak lupa, satu sumber daya lain yang dimiliki Indonesia adalah kekayaan alam. Membentang dari Sabang sampai Merauke, Pulau Miangas hingga Pulau Rote, Indonesia memiliki potensi sumber daya alam yang tak dimiliki negara-negara lainnya.

“Cuaca di Indonesia sedemikian baik, kita menanam apa pun bisa cepat panen,” tambah Anderson.

Sebagai contoh tanaman akasia. Jenis tanaman tersebut memiliki siklus panen yang cepat. Dengan iklim hangat seperti Indonesia, tanaman itu dapat dipanen dalam waktu sekitar 5 tahun. Jauh lebih cepat jika dibandingkan dengan di Eropa yang mencapai 25 tahun.

Semangat kuat

Hakikat kekayaan Indonesia adalah besarnya sumber daya manusia, keragaman budaya, dan indahnya alam sudah selayaknya diikuti dengan persistensi dari setiap individu untuk bergerak. Langkah bersama dapat memastikan misi menjadi negara tangguh bisa terwujud.

Tidak perlu dimulai dengan hal rumit, tetapi dapat diawali dari langkah sederhana. Seperti yang dilakukan Agata Ayu Gita (21). Penerima beasiswa Tanoto Foundation dari Universitas Indonesia itu memilih jalur budaya untuk mengharumkan nama Indonesia.

Sejak 2016, Gita menjadi Putri Batik dengan tujuan mempromosikan batik sebagai warisan budaya asli Indonesia.

“Batik adalah aset besar bangsa ini. Karena itu, menjadi penting untuk terus menjaganya bersama-sama,” ujar mahasiswi semester 7 jurusan teknik industri tersebut.

Sebagai generasi muda, Gita optimistis bahwa kekayaan budaya merupakan aspek krusial untuk menggelorakan nama Indonesia di pentas dunia.

“Tak ada negara lain yang memiliki budaya sekaya Indonesia. Mengapa kita tak menggali dari situ? Kebudayaan bisa menyerap banyak lapangan kerja,” sambung Gita yang bercita-cita menjadi Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) suatu saat nanti.

Semangat untuk memberi sumbangsih untuk Indonesia juga ditunjukkan Hafiz Aulia (21). Penerima beasiswa Tanoto Foundation sejak 2016 itu memilih elektronika sebagai jalur perjuangan.

Kegigihan untuk menimba ilmu berhasil mengantarkannya hingga pucuk tertinggi Student Formula Japan 2017, sebuah ajang kreasi bidang pengembangan mobil listrik berskala global.

“Indonesia potensial menjadi negara industri besar karena jumlah sumber daya manusia begitu melimpah. Dengan riset yang baik, pastilah kita bisa menciptakan produk-produk unggulan dunia,” tuturnya yakin.

Berkenaan dengan semangat kaum muda di atas, Ketua Pengurus Tanoto Foundation Sihol Aritonang mengatakan, Tanoto Foundation memang ingin menciptakan generasi muda yang memiliki kepemimpinan dan keinginan kuat untuk maju.

Karena itulah, sebanyak 250 penerima beasiswa Tanoto Foundation dari 21 universitas se-Indonesia ditempa berbagai keahlian selama pergelaran Tanoto Scholars Gathering di Riau.

Acara tersebut adalah bagian dari program beasiswa Tanoto Foundation yang bertujuan agar para penerima beasiswa mampu menjadi pembelajar seumur hidup, pemimpin yang unggul, dan peduli terhadap masyarakat sekitar mereka.